Oke.. Baiklah ini dia Fanfic pertama Mimin, kalau cerita amberegul, dan rada absurd mohon di maafkan :D
kalau begitu selamat membaca...
Penulis : MR.Y
Chapter 1 : Ini Mimpi?
Dia
berjalan terus mencari seseorang di padang yang sangat tandus, pemandangan
sekitarnya begitu kosong, tidak ada pohon-pohon, tidak ada lagi air, tidak ada
lagi bangunan yang tinggi, bahkan hembuhan angin pun tidak ada. Dia sudah lelah
berjalan akan tetapi dia terus melanjutkan perjalanannya untuk menemukan
seseorang hingga dia tidak dapat berjalan lagi.
" ini dimana? “ seseorang pun mendekati dirinya yang sedang kebingunan “ selamat
datang dibumi “ sapa seorang pria berbaju putih, “ Siapa kau dan dimana ini ”
pria itu menjawab “ ini adalah masa depan bumi, jika tak ingin hal ini terjadi
selamatkanlah dunia ini“
“ Bangun..Hey bangun
sampai kapan kau ingin tidur seperti itu” perempuan itu berusaha membangunkan adiknya yang sedang
pergi berpetualang dialam mimpi sana.
“ ahh,, bagaimana ini
bisa terjadi “ adiknya mengalami mimpi buruk dan langung bangun dari tidur
panjangnya <bukan hibernasi>, Brukk! Kepala adiknya membentur kepala
perempuan tadi sampai membuatnya terjatuh ke lantai.
“ aduh,,duh,, kamu ini
gimana sih, ahh udahlah cepat berangkat sekolah kamu sudah hampir telat”
perempuan itu memperlihatkan jam tangannya dan menunjuknya. Adiknya bergegas
melakukan persiapan untuk sekolahnya, setelah semua beres dia langsung
berangkat ke sekolah.
“ kak, terima kasih
sudah membangunkan ku pagi ini dan maaf sudah membuat mu terjatuh,, dadah
sampai nanti “
Nama
nya adalah Ari Rasenda (16 tahun), ia bersekolah di SMA 48 Kapuas, seperti
kalian liat kehidupan ku begitu sederhana dan tak ada yang special. Karin (19
tahun) adalah kakanya Ari semenjak orang tua mereka meninggal dialah yang
mengurus semua keperluan Ari dan dirinya sendiri.
“yaabeii ( gawat ),,
tinggal 7 menit lagi klo gitu lewat jalan pintas saja“ dia berlari menuju
sebuah gang kecil yang jarang dilewati oleh orang lain, karena disana terdapat
banyak sampah dan baunya tidak menyenangkan, saat hendak melewati cabang gang
itu dia mendengar suara seseorang minta tolong, dia berhenti dan memperhatikan
sekitar tidak ada seorangpun disekitarnya, rasa penasarannya muncul dan mencari
sumber suara.
“kalau tidak salah
disekitar disini” dia sudah menemukan sumber suara dan memang benar ada
seseorang yang minta tolong namun Ari merasa heran melihat orang itu takut
terhadap apa,, jadi dia memutuskan untuk melihat lebih dakat dan dia lihat
sebuah tanduk yang besar di kepalanya. “ Cuma orang bertopeng “ gumamnya, dia
pun pergi melanjutkan perjalanannya ke sekolah.
.
******
“ Ari, kemana aja, jam
segini baru datang dan kenapa mukamu kusut banget “ Tanya salah seorang
temannya
“ habis ngebersihin
halaman sekolah tadi, gara-gara datang telat“
Tiba-tiba salah satu
temannya memegang pundak Ari “ I Know That U Feel Bro “ Yaranaika Face <idih… jangan sampe deh punya teman kayak
gitu>
“ aduh Mat, gak usah
sok Inggris deh nilai mu aja pas-pas’an “ ejek salah satu temannya
“Eh Dhan, siapa ia yang
nyontek sama ku waktu ulangan bahasa Inggris? “ Amat membalas ejekan Dhani
Mereka berteman baik atau lebih tepatnya sahabat Ari, Amat(16 thn) dan Dhani (16
thn), mereka sudah berteman sejak Smp dan kebetulan 1 kelas terus sampai
sekarang…
“ Fuuuuuu,, jangan
dibahas deh masalah yang itu “
“ hahaha,,, selalu saja
kalian terlihat sangat akur “ Amat dan Dhani menatapku dengan tajam, dan itu
membuatku merasa tidak enak, untunglah itu Cuma sesaat dan itu membuat ku
tenang kembali karena mereka paham apa maksud ku, ”mana Pak Budi belum masuk??
“
“ Cieee,, yang nyari
Pak Budi “ ejekan Dhani “ jangan-jangan ada hubungan special dengan pak Budi “
dilanjutkan oleh Amat.
“ asem,, bukan itu maksud ku, biasanya kan
jam segini beliau udah mengajar dikelas kita “ jelas Ari secara singkat
Srrett… pintu kelas pun
terbuka dengan bantuan tangan seseorang dari luar kelas, “ maaf,, anak-anak
hari ini pak Budi tak bisa hadir hari ini karena sedang sakit” seorang gadis
kira-kira 20 tahunan masuk ke ruang kelas X-e ditempat Ari dan teman-temannya
berada. “ Hari ini saya yang akan menggantikan pak Budi untuk sementara,, oke
sebelumnya ada yang sudah mengenal atau sudah tau nama saya??” seluruh kelas
terdiam dan tak ada yang berani berbicara sampai suara hembusan nafas para
murid bisa terdengar, “ sepertinya tidak ada yang tau, nama saya Adalah Sena,
saya Magang disini cukup itu saja, oke masukkan semua buku kalian kita ulangan
harian”
Pernyataan bu Sena
membuat mereka kaget 1 kelas “kami tidak ada dikasih tau kalau hari ini
ulangan” kata salah satu siswa. “itu benar bu, kami tidak siap kalau ulangan
mendadak seperti ini” dilanjutkan oleh teman disebelahnya
“baiklah, bagaimana
kalau begitu ibu kasih waktu 10 menit untuk kalian belajar, setelah itu ulangan”
Yeahh… Sorak semua murid didalam kelas.
******
“Arr, hari ini kemarkas
yuk, udah lama kita gak ngumpul bareng “ ajak Dhani
“ Iya, Ar bentar lagi
TW kita belum ngebahas taktik untuk WAR selanjutnya” diteruskan Amat
“ Maaf, sepertinya hari
ini aku ngak bisa deh,,aku harus pulang duluan, maaf” Ari pergi meninggalkan
teman-temannya.
“ tidak biasanya dia
bolos rapat Guild” Tanya Amat, “ iya, dia juga tertidur dikelas” timpal Dhani…
******
“ Tempat ini lagi,?”
seorang laki-laki didalam cahaya berjalan mendekati Ari, laki-laki itu tidak
terlihat wajahnya sama seperti dimimpi sebelumnya “dimana Armlet Carna mu?”
Tanya pria itu, “Armlet Carna apa masuksudmu? Aku tidak mengerti apa yang kau katakan, siapa sebenarnya dirimu?” Ari
balik tanya ke pria itu, “ huh sudahlah, untuk sekarang tidak masalah tapi
temukan Armlet mu sebelum hari Ramalan terjadi” pria itu lalu pergi sama seperti
dimimpi sebelumnya.
Matahari muncul dari
Timur dengan cerahnya, Ari menuruni tangga menuju ruang makan menemui
kakaknya…“ Pagi kak Rin ” sapa Ari, Karin yang sibuk menyiapkan sarapan merasa
heran melihat Ari bangun pagi “ Tumben bangunnya pagi, biasanya harus di paksa
dulu baru bangun…”ejek Karin, “ hehe,,lagi pangen aja bangun pagi.. ”
******
“ berangkat pagi ternyata menyenangkan juga” Dia
berjalan melalui jalan pintas yang sering digunakan. Sebuah benda tergeletak di
tengah jalan yang akan di lalui Ari, karena penasaran ia memungutnya dan
membawanya kesekolah. Tiba-tiba saja sesosok gadis berpakaian putih melintas di
daerah yang baru saja Ari lewati.
“ sepertinya aku datang
terlalu pagi deh” kata yang pertama keluar dari mulut Ari. Selama di perjalanan
dia merasa seperti di ikuti, namun pikir nya itu Cuma imajinasi saja. ia
memutus kan berkeliling sekolah selagi menunggu temannya datang agar bisa
nyontek PR…
Saat Ari hendak membuka
pintu, pintu itu terbuka sendiri dan membuatnya kaget, ia berjalan keluar dan
menutup pintu kembali namun saat dia berbalik…. “ WAAAAA…”, ada seorang gadis
dihadapannya “ Sttt ” gadis itu menyentuh bibir Ari dengan jari telunjuk <
ingat jari > yang mengisyaratkan dia untuk diam…Ari mengangguk karena takut,
wajah gadis itu mulai mendekat ke wajah kearahnya, semakin mendekat lalu….
Gadis itu membisikan sesuatu “ Tolong temani aku..” Ari kaget mendengar
kata-katanya, “ Temani aku berkeliling sekolah “ pada <IYKWIM Face ia??>
“ huh “ Ari menghela
nafas, sekarang Ari sedang memandu gadis disebelahnya, tapi ia heran dari mana
gadis ini datang dia tidak memakai seragam sekolah pakaiannya juga putih-putih,
bahkan melihat wajahnya saja Ari tidak bisa karena terhalang topi bundar yang
dikenakannya, sekolah masih terlihat sepi namun bell tanda masuk sudah
berbunyi. “ eh sudah dul--. Lh kemana cewe tadi? Ah sudah lah “
******
Diperjalanan pulang Ari
dicegat orang berpakaian aneh, tapi ia mengabaikannya dan langsung melewati
mereka begitu saja. Orang-orang itu mengeluarkan senjata dan memanggil dirinya,
Ari langsung lari ketakutan dia berpikir keras apa yang sudah dialakukan
sehingga membuat orang-orang tadi marah.
Salah satu dari mereka
melemparkan tongkat pemukul dan berhasil mengenai Ari, ia terjatuh kepala
pusing, matanya mulai berat ia begitu ngantuk, dia sudah pasrah dengan apa yang
akan terjadi selanjutnya.
Sesosok orang berkostum
burung tiba-tiba datang dan menghajar orang yang mengejar Ari, ia sudah tak
sanggup lagi menahan matanya, orang berkostum itu berbalik dan mendapati Ari
pingsan ia pun membawanya pergi dan meninggalkan orang-orang berkostum aneh
itu.
MIMPI :
“Hei Ari bangun lah ini
bukan saatnya untuk tidur…” suara seorang gadis mencoba membangunkan Ari
“ Siapa ia? “ Ari
merasa bingung dia tak mengenal gadis itu tapi bagaimana ia tau namanya,
wajahnya juga tidak terlihat seperti pria dimimpi Ari sebelumnya
“ Ari, syukurlah kau
sudah bangun, aku punya berita untuk mu? “
“ Kau lagi?? “ Ari
mengeluh, karena didalam mimpinya laki-laki itu sering muncul
“ dengarkan baik-baik,
disini yang kita pertaruhkan adalah masa depan. Selamat karena kau telah
berhasil mengubah masa depan, tapi jangan senang dulu, kau hanya berhasil
selamat dari kehancuran bumi bersama seorang temanmu. Cepatlah temukan Armlet
Carna dan rubahlah masa depan menjadi lebih baik lagi… “
Brukkk… “Awwww,,,awww” Ari terjatuh dari tempat tidurnya, “ apa
maksud dari semua ini?? Dan bagaimana bias aku berada dikamar apa ini semua Cuma
mimpi ??? ”
BERSAMBUNG!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar