Minggu, 12 Oktober 2014

The Myth of Wild's : Chapter 01


Oke.. Baiklah ini dia Fanfic pertama Mimin, kalau cerita amberegul, dan rada absurd mohon di maafkan :D
kalau begitu selamat membaca... 

Penulis : MR.Y


Chapter 1 : Ini Mimpi?


Dia berjalan terus mencari seseorang di padang yang sangat tandus, pemandangan sekitarnya begitu kosong, tidak ada pohon-pohon, tidak ada lagi air, tidak ada lagi bangunan yang tinggi, bahkan hembuhan angin pun tidak ada. Dia sudah lelah berjalan akan tetapi dia terus melanjutkan perjalanannya untuk menemukan seseorang hingga dia tidak dapat berjalan lagi. 

" ini dimana? “ seseorang pun mendekati dirinya yang sedang kebingunan “ selamat datang dibumi “ sapa seorang pria berbaju putih, “ Siapa kau dan dimana ini ” pria itu menjawab “ ini adalah masa depan bumi, jika tak ingin hal ini terjadi selamatkanlah dunia ini“

“ Hey,, Tunggu!!“

“ Bangun..Hey bangun sampai kapan kau ingin tidur seperti itu” perempuan  itu berusaha membangunkan adiknya yang sedang pergi berpetualang dialam mimpi sana.

“ ahh,, bagaimana ini bisa terjadi “ adiknya mengalami mimpi buruk dan langung bangun dari tidur panjangnya <bukan hibernasi>, Brukk! Kepala adiknya membentur kepala perempuan tadi sampai membuatnya terjatuh ke lantai.

“ aduh,,duh,, kamu ini gimana sih, ahh udahlah cepat berangkat sekolah kamu sudah hampir telat” perempuan itu memperlihatkan jam tangannya dan menunjuknya. Adiknya bergegas melakukan persiapan untuk sekolahnya, setelah semua beres dia langsung berangkat ke sekolah.

“ kak, terima kasih sudah membangunkan ku pagi ini dan maaf sudah membuat mu terjatuh,, dadah sampai nanti 

Nama nya adalah Ari Rasenda (16 tahun), ia bersekolah di SMA 48 Kapuas, seperti kalian liat kehidupan ku begitu sederhana dan tak ada yang special. Karin (19 tahun) adalah kakanya Ari semenjak orang tua mereka meninggal dialah yang mengurus semua keperluan Ari dan dirinya sendiri.

“yaabeii ( gawat ),, tinggal 7 menit lagi klo gitu lewat jalan pintas saja“ dia berlari menuju sebuah gang kecil yang jarang dilewati oleh orang lain, karena disana terdapat banyak sampah dan baunya tidak menyenangkan, saat hendak melewati cabang gang itu dia mendengar suara seseorang minta tolong, dia berhenti dan memperhatikan sekitar tidak ada seorangpun disekitarnya, rasa penasarannya muncul dan mencari sumber suara.

“kalau tidak salah disekitar disini” dia sudah menemukan sumber suara dan memang benar ada seseorang yang minta tolong namun Ari merasa heran melihat orang itu takut terhadap apa,, jadi dia memutuskan untuk melihat lebih dakat dan dia lihat sebuah tanduk yang besar di kepalanya. “ Cuma orang bertopeng “ gumamnya, dia pun pergi melanjutkan perjalanannya ke sekolah.
.
****** 

“ Ari, kemana aja, jam segini baru datang dan kenapa mukamu kusut banget “ Tanya salah seorang temannya

“ habis ngebersihin halaman sekolah tadi, gara-gara datang telat“

Tiba-tiba salah satu temannya memegang pundak Ari “ I Know That U Feel Bro “ Yaranaika Face <idih… jangan sampe deh punya teman kayak gitu>

“ aduh Mat, gak usah sok Inggris deh nilai mu aja pas-pas’an “ ejek salah satu temannya

“Eh Dhan, siapa ia yang nyontek sama ku waktu ulangan bahasa Inggris? “ Amat membalas ejekan Dhani

Mereka berteman baik atau lebih tepatnya sahabat Ari, Amat(16 thn) dan Dhani (16 thn), mereka sudah berteman sejak Smp dan kebetulan 1 kelas terus sampai sekarang…

“ Fuuuuuu,, jangan dibahas deh masalah yang itu “

“ hahaha,,, selalu saja kalian terlihat sangat akur “ Amat dan Dhani menatapku dengan tajam, dan itu membuatku merasa tidak enak, untunglah itu Cuma sesaat dan itu membuat ku tenang kembali karena mereka paham apa maksud ku, ”mana Pak Budi belum masuk?? “

“ Cieee,, yang nyari Pak Budi “ ejekan Dhani “ jangan-jangan ada hubungan special dengan pak Budi “ dilanjutkan oleh Amat.

 “ asem,, bukan itu maksud ku, biasanya kan jam segini beliau udah mengajar dikelas kita “ jelas Ari secara singkat 

Srrett… pintu kelas pun terbuka dengan bantuan tangan seseorang dari luar kelas, “ maaf,, anak-anak hari ini pak Budi tak bisa hadir hari ini karena sedang sakit” seorang gadis kira-kira 20 tahunan masuk ke ruang kelas X-e ditempat Ari dan teman-temannya berada. “ Hari ini saya yang akan menggantikan pak Budi untuk sementara,, oke sebelumnya ada yang sudah mengenal atau sudah tau nama saya??” seluruh kelas terdiam dan tak ada yang berani berbicara sampai suara hembusan nafas para murid bisa terdengar, “ sepertinya tidak ada yang tau, nama saya Adalah Sena, saya Magang disini cukup itu saja, oke masukkan semua buku kalian kita ulangan harian”

Pernyataan bu Sena membuat mereka kaget 1 kelas “kami tidak ada dikasih tau kalau hari ini ulangan” kata salah satu siswa. “itu benar bu, kami tidak siap kalau ulangan mendadak seperti ini” dilanjutkan oleh teman disebelahnya

“baiklah, bagaimana kalau begitu ibu kasih waktu 10 menit untuk kalian belajar, setelah itu ulangan” Yeahh… Sorak semua murid didalam kelas.

****** 

“Arr, hari ini kemarkas yuk, udah lama kita gak ngumpul bareng “ ajak Dhani

“ Iya, Ar bentar lagi TW kita belum ngebahas taktik untuk WAR selanjutnya” diteruskan Amat

“ Maaf, sepertinya hari ini aku ngak bisa deh,,aku harus pulang duluan, maaf” Ari pergi meninggalkan teman-temannya.

“ tidak biasanya dia bolos rapat Guild” Tanya Amat, “ iya, dia juga tertidur dikelas” timpal Dhani…

****** 

“ Tempat ini lagi,?” seorang laki-laki didalam cahaya berjalan mendekati Ari, laki-laki itu tidak terlihat wajahnya sama seperti dimimpi sebelumnya “dimana Armlet Carna mu?” Tanya pria itu, “Armlet Carna apa masuksudmu? Aku tidak mengerti apa yang  kau katakan, siapa sebenarnya dirimu?” Ari balik tanya ke pria itu, “ huh sudahlah, untuk sekarang tidak masalah tapi temukan Armlet mu sebelum hari Ramalan terjadi” pria itu lalu pergi sama seperti dimimpi sebelumnya.

Matahari muncul dari Timur dengan cerahnya, Ari menuruni tangga menuju ruang makan menemui kakaknya…“ Pagi kak Rin ” sapa Ari, Karin yang sibuk menyiapkan sarapan merasa heran melihat Ari bangun pagi “ Tumben bangunnya pagi, biasanya harus di paksa dulu baru bangun…”ejek Karin, “ hehe,,lagi pangen aja bangun pagi.. ”

******

 “ berangkat pagi ternyata menyenangkan juga” Dia berjalan melalui jalan pintas yang sering digunakan. Sebuah benda tergeletak di tengah jalan yang akan di lalui Ari, karena penasaran ia memungutnya dan membawanya kesekolah. Tiba-tiba saja sesosok gadis berpakaian putih melintas di daerah yang baru saja Ari lewati.

“ sepertinya aku datang terlalu pagi deh” kata yang pertama keluar dari mulut Ari. Selama di perjalanan dia merasa seperti di ikuti, namun pikir nya itu Cuma imajinasi saja. ia memutus kan berkeliling sekolah selagi menunggu temannya datang agar bisa nyontek PR…

Saat Ari hendak membuka pintu, pintu itu terbuka sendiri dan membuatnya kaget, ia berjalan keluar dan menutup pintu kembali namun saat dia berbalik…. “ WAAAAA…”, ada seorang gadis dihadapannya “ Sttt ” gadis itu menyentuh bibir Ari dengan jari telunjuk < ingat jari > yang mengisyaratkan dia untuk diam…Ari mengangguk karena takut, wajah gadis itu mulai mendekat ke wajah kearahnya, semakin mendekat lalu…. Gadis itu membisikan sesuatu “ Tolong temani aku..” Ari kaget mendengar kata-katanya, “ Temani aku berkeliling sekolah “ pada  <IYKWIM Face ia??>

“ huh “ Ari menghela nafas, sekarang Ari sedang memandu gadis disebelahnya, tapi ia heran dari mana gadis ini datang dia tidak memakai seragam sekolah pakaiannya juga putih-putih, bahkan melihat wajahnya saja Ari tidak bisa karena terhalang topi bundar yang dikenakannya, sekolah masih terlihat sepi namun bell tanda masuk sudah berbunyi. “ eh sudah dul--. Lh kemana cewe tadi? Ah sudah lah “

******

Diperjalanan pulang Ari dicegat orang berpakaian aneh, tapi ia mengabaikannya dan langsung melewati mereka begitu saja. Orang-orang itu mengeluarkan senjata dan memanggil dirinya, Ari langsung lari ketakutan dia berpikir keras apa yang sudah dialakukan sehingga membuat orang-orang tadi marah.

Salah satu dari mereka melemparkan tongkat pemukul dan berhasil mengenai Ari, ia terjatuh kepala pusing, matanya mulai berat ia begitu ngantuk, dia sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi selanjutnya.

Sesosok orang berkostum burung tiba-tiba datang dan menghajar orang yang mengejar Ari, ia sudah tak sanggup lagi menahan matanya, orang berkostum itu berbalik dan mendapati Ari pingsan ia pun membawanya pergi dan meninggalkan orang-orang berkostum aneh itu.

MIMPI :
“Hei Ari bangun lah ini bukan saatnya untuk tidur…” suara seorang gadis mencoba membangunkan Ari

“ Siapa ia? “ Ari merasa bingung dia tak mengenal gadis itu tapi bagaimana ia tau namanya, wajahnya juga tidak terlihat seperti pria dimimpi Ari sebelumnya

“ Ari, syukurlah kau sudah bangun, aku punya berita untuk mu? “

“ Kau lagi?? “ Ari mengeluh, karena didalam mimpinya laki-laki itu sering muncul

“ dengarkan baik-baik, disini yang kita pertaruhkan adalah masa depan. Selamat karena kau telah berhasil mengubah masa depan, tapi jangan senang dulu, kau hanya berhasil selamat dari kehancuran bumi bersama seorang temanmu. Cepatlah temukan Armlet Carna dan rubahlah masa depan menjadi lebih baik lagi… “

Brukkk… “Awwww,,,awww”  Ari terjatuh dari tempat tidurnya, “ apa maksud dari semua ini?? Dan bagaimana bias aku berada dikamar apa ini semua Cuma mimpi ??? ”




BERSAMBUNG!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar